Jumat, 25 November 2016

Beasiswa dari Pemda Wonogiri bukan untuk Mahasiswa Bidikmisi?

Apakah Bidikmisi Itu ? Kenapa bukan disebut Beasiswa ?
Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan, berbeda dari beasiswa yang berfokus pada memberikan penghargaan atau dukungan dana terhadap mereka yang berprestasi, bidikmisi berfokus kepada yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi (lihat penjelasan Pasal 76 UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi).
Walaupun demikian, syarat prestasi pada bidikmisi ditujukan untuk menjamin bahwa penerima bidikmisi terseleksi dari yang benar benar mempunyai potensi dan kemauan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.
Saya penerima Bidikmisi, apakah boleh mendaftar beasiswa selain Bidikmisi?
Asalkan sumber dananya berbeda dengan Bidikmisi (APBN) tidak masalah, kecuali jika ada ketentuan lain di kontrak beasiswa selain Bidikmisi.



Di atas adalah potongan pertanyaan yang saya ambil di web.bidikmisi sebagai pedoman saya dalam menulis pertanyaan seputar beasiswa penghargaan.
(26/11) Ternyata program penghargaan untuk mahasiswa berprestasi di kabupaten Wonogiri tidak dapat diikuti oleh mahasiswa yang sudah mendapatkan atau mengikuti program Bidikmisi, ini berbeda sekali dengan yang disampaikan salah satu petugas yang berada di dikti Wonogiri, kalau yang dutamakan adalah peserta Bidikmisi.
Larangan ini dikeluarkan oleh pihak kampus UNS solo, kalau sebelumnya ada beberapa fakultas yang sudah mengeluarkan surat keterangan mahasiswa aktif guna untuk mendaftarkan program penghargaan dari kabupaten Wonogiri ini, tetapi hari Jum'at kemarin (25/11) salah satu mahasiswa dari FKIP ditolak dalam mengajukan surat keterangan mahasiswa aktif dan akan dicabut kepesertaan Bidikmisinya.
Yang menjadi pertanyaan saya apakah sumber dana dari program Bidikmisi sama dengan sumber dana dari kabupaten Wonogiri tersebut. Kalau beda mengapa harus ada larangan dari kampus untuk mengukuti program penghargaan dari pemerintah daerah tersebut.
Larangan yang disampaikan pihak fakultas tersebut juga sebagai ancaman kalau akan dilaporkan ke pusat, imbuhnya.
Mohon kita sebagai masyarakat kecil diberikan info yang benar dan menurut peraturan yang ada jangan karena kecemburuan sosial atau alasan yang pribadi lalu membuat aturan sendiri sehingga kita merasa dipersulit atau dihalangi.
Sebagai info saja kalau program penghargaan mahasiswa berprestasi kabupaten Wonogiri ini, penyerahan berkas terakhir pada hari Rabu tanggal 30 November 2016, sekarang sudah hari Sabtu, jadi hari kerja tinggal 3 hari lagi.

Selasa, 22 November 2016

PERTANYAAN UMUM SEPUTAR BIDIKMISI

Apa saja syarat pendaftaran bidikmisi 2016 ?

Persyaratan untuk mendaftar tahun 2016 adalah sebagai berikut:
  1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2016;
  2. Lulusan tahun 2015 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing- masing perguruan tinggi;
  3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
  4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
    a. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM) atau Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya; atau
    b. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) maksimal sebesar Rp 3.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750.000,00 setiap bulannya.
  5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4;
  6. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi obyektif dan akurat dari Kepala Sekolah;
  7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
    a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
        1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
        2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)
        3) Seleksi Mandiri PTN
    b. Politeknik, UT, dan ISI
    c. PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk



Apakah Bidikmisi Gratis ?

Bidikmisi memberikan fasilitas pembiayaan sebagai berikut Pendaftaran Bidikmisi tidak dikenakan biaya Bidikmisi membebaskan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN dan seleksi lokal(mandiri) pada salah 1 PT Jaminan biaya hidup sementara dan transportasi dari daerah asal (khusus untuk yang direkrut sebelum menjadi mahasiswa) Bebas biaya pendidikan yang dibayarkan kepada perguruan tinggi Subsidi biaya hidup sesedikitnya Rp600.000 / bulan yang disesuaikan dengan pertimbangan biaya hidup di masing masing wilayah Jika ada pihak pihak yang memungut biaya pada calon pendaftar, pendaftar, atau penerima Bidikmisi diluar ketentuan tersebut bisa melapor ke bidikmisi@dikti.go.id


Apakah Bidikmisi Itu ? Kenapa bukan disebut Beasiswa ?

Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan, berbeda dari beasiswa yang berfokus pada memberikan penghargaan atau dukungan dana terhadap mereka yang berprestasi, bidikmisi berfokus kepada yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi (lihat penjelasan Pasal 76 UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi).

Walaupun demikian, syarat prestasi pada bidikmisi ditujukan untuk menjamin bahwa penerima bidikmisi terseleksi dari yang benar benar mempunyai potensi dan kemauan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.

Saya penerima Bidikmisi, apakah boleh mendaftar beasiswa selain Bidikmisi?

Asalkan sumber dananya berbeda dengan Bidikmisi (APBN) tidak masalah, kecuali jika ada ketentuan lain di kontrak beasiswa selain Bidikmisi.



Apakah Mahasiswa Aktif Boleh Mendaftar ?

Bidikmisi dikhususkan untuk calon mahasiswa/lulusan SMA sederajat tahun berjalan atau setahun sebelunya. Untuk mahasiswa di PTN/PTS dibawah Kemdikbud (Kemristekdikti) telah disediakan beasiswa/bantuan biaya pendidikan PPA (Peningkatan Potensi Akademik ) melalui bagian kemahasiswaan masing masing.


Apakah Pendaftar Bidikmisi wajib memiliki KIP / KPS / BSM ?

Pendaftar Bidikmisi diharapkan memiliki KIP / KPS / BSM , namun jika tidak maka bisa menyertakan surat keterangan tidak mampu atau surat lainnya yang membuktikan ketidakmampuan untuk memudahkan verifikasi nantinya.



Apakah Wajib Direkomendasikan Sekolah?

Rekomendasi sekolah wajib diberikan pada pendaftar bidikmisi untuk menjamin pendaftar 
  • Tidak mampu secara ekonomi
  • Berpotensi akademik baik
Dalam kasus luar biasa, seperti sekolah sudah tidak menyelenggarakan pendidikan, sekolah ada pada daerah bencana dan hal lainnya yang dianggap mendesak dan luar biasa pendaftar bisa menghubungi panitia melalui bidikmisi@dikti.go.id untuk diberikan solusi.
Sekolah yang menolak merekomendasikan karena alasan apapun untuk calon pendaftar (baik yang akan lulus / alumni) yang memenuhi persyaratan dapat dilaporkan ke panitia ke bidikmisi@dikti.go.id untuk dikoordinasikan.



Bagaimana Tahapan Penyaluran Bantuan Biaya Hidup Bidikmisi ?




1. PT mengirimkan SK/Surat dari pimpinan PT terkait daftar penerima bidikmisi untuk 1 semester / 1 tahun kedepan disertai data pendukung teknis (pelaporan IPK dan atau sofkopi elektronik data penerima dan rekening) (cepat atau lambatnya tergantung mekanisme internal PT)
2. Direktorat Belmawa melakukan proses SPP, SPM ( kira kira 1-2 Minggu jika data pada tahap 1 lengkap) 
3. KPPN menerbitkan SP2D (Maksimal 1 hari kerja) dan transfer ke rekening penampungan Satker Direktorat belmawa (Ijin kementerian keuangan)
4. Direktorat Belmawa memerintahkan Bank Mandiri melakukan proses transfer (1-2 hari kerja)
5. Bank Mandiri melakukan transfer ke rekening penerima (mekanisme internal bank mandiri)
Dari proses 3-5 maksimal 30 hari kalender atau dana harus dikembalikan ke kas negara dari rekening penampungan.


Kapan dana Bidikmisi cair ?


Mulai bulan maret 2014 sistem pencairan telah disempurnakan yaitu melalui proses online yaitu di http://sipbesar.dikti.go.id
Silahkan isikan informasi pribadi anda disana untuk mengetahui perkembangan pencairan.
Jika data tidak ditemukan berarti memang belum diproses oleh perguruan tinggi.

Kapankah pengumuman bidikmisi?

Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan yang diberikan pada Mahasiswa sehingga pengumumannya adalah selepas anda mendaftar ulang sebagai mahasiswa di PT terkait (jika lulus seleksi masuk).
Setelah mendaftar ulang anda akan diverifikasi kelayakan menerima sebagai penerima Bidikmisi.
DI dalam proses daftar ulang, semua pendaftar Bidikmisi yang sudah mendaftar sesuai prosedur dibebaskan dari biaya daftar ulang dan biaya pendidikan lainnya.
Untuk pendaftar dari luar kota Perguruan Tinggi, akan diberikan pengganti biaya transport yang besaran serta teknisnya diatur PT terkait.

Saya tidak memiliki prestasi , nilai rapor per semester naik turun , apakah diperkenankan mendaftar Bidikmisi ?


Persyaratan pendaftaran Bidikmisi tahun ini sama dengan Bidikmisi tahun lalu yang tidak menjabarkan prestasi, jadi asalkan Anda memenuhi syarat pendaftaran seleksi masuk, Anda bisa mendaftar Bidikmisi. 
Silahkan meminta pihak sekolah merekomendasikan Anda di laman pendaftaran Bidikmisi sesuai jadwal.



Felix Siauw: Demi keselamatan dirinya, Ahok selayaknya meminta maaf kepada ummat Islam


Adalah sesuatu yang lucu, bila seseorang bicara tapi tidak memiliki ilmunya. Lebih lucu lagi, bila bicara tapi berlagak berilmu padahal dangkal sama sekali.

Adalah sombong, sebab menolak kebenaran Al-Qur'an lalu meremehkan orang-orang yang membawa ayat-ayat itu, mencapnya sebagai rasis dan pengecut.



ilustrasi gambar diambil dari google

Adalah celaka, karena mengklaim "ini konteks Al-Qur'an" sementara mengimaninya saja tidak, berlagak lebih tahu dari mufasir, seolah lebih alim daripada ulama.

Adalah menyakiti, sebab ingin berkuasa lalu mengatakan, "menggunakan Al-Maaidah 51 untuk membodohi orang tidak pilih saya", tuduhan picik sekali.

Nyatanya, minimal ada 10 ayat dalam Al-Qur'an yang melarang menjadikan orang kafir sebagai auliya (pemimpin), mengatakan ini disebutnya "membodohi" orang.

Realitasnya, memang Allah dan Rasul melarang seorang mukmin menjadikan Yahudi dan Nasrani sebagai teman dekat, apalagi menjadikannya sebagai pemimpin.

Lalu apakah ketika Allah dan Rasul menyatakan dan berbuat seperti itu lantas dikatakan membodohi orang? Naudzubillahi min dzalik, ini jelas-jelas penghinaan besar.

Jadi jelas juga ini penghinaan terhadap Al-Qur'an, sebab ia menyatakan bahwa bila ada konteks Al-Qur'an yang melarang kafir memimpin, itu "membodohi", "rasis" dan "pengecut".

Maka kita sampaikan kepada saudara Ahok, ini bukan rasis, Muslim tak pernah diajarkan membenci ras, tapi membenci kekafiran dan kesombongan serta kedzaliman.

Wajar ummat Muslim tersakiti, tersinggung, terluka, dan marah, sebab
dia sendirilah yang selalu memulai menyinggung isu agama, dengan mengatakan ini itu, padahal tidak berilmu.

Apa yang harus dilakukan?

1. Demi keselamatan dirinya, Ahok selayaknya memberi pernyataan maaf kepada ummat Islam, sebab yang dilakukannya bukan perkara ringan dalam Islam, namun perkara berat dan besar.

2. Tidak mengulangi lagi permyataan yang dia tidak ketahui ilmunya, bila tidak bisa berkata benar, maka diam dan belajar lebih baik, buruk sekali berkata tanpa ilmu.

3. Kita tetap kawal proses ini, disaat yang sama tetap menahan diri dari mengatakan dan melakukan sesuatu yang tidak sesuai syariat, yang tak dibenarkan Allah dan Rasul.

4. Kita sadari betul, inilah akibatnya jika orang kafir berkuasa, dengan sistem kufur pula, maka Islam akan dihinakan, Al-Qur'an dinistakan, dan Rasul-Nya didustakan.

5. Bila tetap keras kepala, maka kewajiban polisi untuk melakukan tindakan hukum, sebab hal seperti ini sangat sensitif, dan bila dilanjutkan akan merusak kedamaian ummat beragama.

Benarlah Allah dan Rasul-Nya, "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan ridha kepada kamu hingga kamu mengikuti millah mereka", mereka ingin kita ikut pemahaman mereka.

Mereka ingin Muslim berpikir dengan pikiran mereka, menafsir Al-Qur'an dengan tafsir mereka. Maka sangat buruk sekali Muslim yang masih mendukung orang kafir dan kekufuran.

Tapi kita juga sadari, tiap peristiwa pasti ada hikmahnya, artinya kita lebih harus memahami agama agar tidak dibodohi orang kafir, dan hikmahnya, kaum Muslim jadi lebih erat ikatannya.

Semoga Allah senantiasa menyayangi dan menjaga ummat ini dengan Al-Qur'an, dan menghinakan sesiapa yang menghinakan agama-Nya dan menghinakan ummat-Nya.

Saya dukung Pemimpin Muslim yang menerapkan Sistem Islam

#PemimpinMuslimSistemIslam

Akhukum Felix Siauw

___
*dari fb Felix Siauw

Pak Jokowi, Masih Ingatkah Omongan Ini?

JAKARTA - Saat demo besar-besarn Umat Islam jumat 4 November 2016 yang mendatangi Istana Negara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih pergi meninggalkan istana dan tidak mau memerima atau menemui massa aksi.

Diberitakan Kompas, Presiden Joko Widodo, Jumat (4/11/2016) siang, meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan. Mobil RI 1 meninggalkan Istana tidak melewati pintu depan, Jalan Medan Merdeka Utara. Melainkan melalui pintu belakang, Jalan Veteran.

Padahal jauh-jauh hari tokoh-tokoh umat Islam sudah menghimbau agar Presiden Jokowi tidak pergi saat Aksi Umat Islam karena mereka sebagai rakyat ingin bertemu langsung Presiden menyampaikan aspirasi terkait kasus penistaan Al-Quran yang sangat menyakitkan bagi UmatIslam.

Kepergian Presiden Jokowi tak mau merima massa aksi jadi cibiran pubkik bukan hanya peserta aksi. Publik mencibir karena apa yang dilakukan Jokowi sangat berbeda dengan apa yang pernah diomongkan Jokowi.

BUKTI video pun saat ini lagi rame di share netizen beredar di sosial media. Video saat Jokowi berbicara di hadapan banyak massa.

Jokowi:

"Saya kangen sebetulnya di demo. Karena apa? Apapun... apapun... pemerintah itu perlu dikontrol. Pemerintah itu perlu ada yang peringatin kalo keliru. Jadi kalau gak ada demo itu keliru. Jadi sekarang saya sering ngomong dimana-mana 'Tolong saya di demo'. Pasti saya suruh masuk."

"Kalau demonya saya sudah tahu sehari sebelumnya PASTI saya siapkan makan. Tapi kalau ndadak saya siapkan snack sama aqua."

Tapi kenapa pas demo Umat Islam 411 kemarin bapak Jokowi malah pergi? Padahal juga sudah tahu jauh-jauh hari sebelumnya.

GAK PERCAYA JOKOWI pernah ngomong begitu?

INI BUKTI VIDEONYA.


Senin, 21 November 2016

Pemkab Wonogiri Beri Rp12 Juta untuk Mahasiswa Berprestasi, Ini Syaratnya

WONOGIRI— Jumlah pendaftar untuk mendapatkan penghargaan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga tidak mampu di Kabupaten Wonogiri tahun 2016 baru mencapai 20 orang. Padahal pendaftaran akan ditutup 30 November 2016 mendatang.
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, mengatakan tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri telah menganggarkan sekitar Rp2 miliar. “Setiap tahun, mahasiswa yang sesuai kriteria akan mendapatkan Rp12 juta. Jadi tahun ini bisa mencakup 160 mahasiswa,” kata dia, Kamis (17/11/2016).

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Wonogiri, Siswanto, saat ini baru 20 mahasiswa yang mendaftar. “Target 166 orang. Kami masih tunggu sampai 30 November,” kata dia dalam sosialisasi program tersebut di Pendapa Rumah Dinas Bupati, kemarin.
Dia mengatakan kriteria yang diperlukan adalah mahasiswa tersebut harus berprestasi, masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dan berasal dari keluarga tidak mampu.
Dia mengatakan untuk syarat utama pemberian penghargaan kepada mahasiswa tersebut adalah diterima di PTN. Kemudian pendaftar harus menyertakan bukti bahwa dirinya berasal dari keluarga tidak mampu dari RT/RW dan desa/kelurahan.
Sedangkan syarat lainnya, pendaftar harus penduduk Wonogiri, bukan mahasiswa perguruan tinggi kedinasan, berstatus sebagai mahasiswa aktif dan tidak terindikasi menggunakan narkoba.
Selanjutnya pendaftar harus membuat surat permohonan kepada Bupati Wonogiri dengan melampirkan semua persyaratan. Baik data diri pemohon, fotokopi KTP dan kartu keluarga, surat keterangan tidak mampu, surat keterangan sebagai mahasiswa aktif di PTN, surat keterangan dokter yang menyatakan bebas narkoba, fotokopi kartu hasil studi atau fotokopi sah sertifikat hasil ujian nasional bagi mahasiswa semester satu serta surat pernyataan yang bersangkutan dari keluarga miskin disertai materai Rp6.000. Berkas usulan tersebut dibuat dua rangkap.
Siswanto mengatakan pemberian bantuan tersebut adalah bentuk penghargaan Pemkab Wonogiri terhadap generasi Wonogiri. “Begitu menierima, akan mendapatkan bantuan tersebut sampai lulus. Tapi tidak boleh melebihi batas jumlah semester normal. Pemberian penghargaan ini hanya berlaku untuk mahasiswa non-S2 dan non-S3,” kata dia.

Susahnya Mendapat Surat Keterangan Mahasiswa Aktif FKIP UNS


Kesempatan untuk mendapatkan Beasiswa cukup langka dan dengan persyaratan yang sulit. 
Tetapi ini beda lagi bukan sulit tetapi dipersulit oleh oknum Fakultas, malah ada yang diancam akan dicabut Beasiswa Bidikmisinya, bukannya membantu, toh tidak merugikan dia atau kampus.
Memangnya tidak boleh kalau sudah mendapat beasiswa bidikmisi lalu mengajukan beasiswa yang lainnya? Belum lama ini ada beasiswa yang dikeluarkan oleh Bupati untuk Mahasiswa berprestasi 2016, dan salah satu syaratnya adalah keterangan sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi. Saya mendapat keluhan dari rekan mahasiswa di FKIP UNS kalau untuk mendapat surat tersebut dia diancam akan dicabut Beasiswa Bidikmisinya, tetapi di Fakultas lain (misalnya FIB) tidak ada masalah dan malah gampang katanya."Besok langsung diambil ya" itu kutipan dari bapak petugasnya. Mohon kiranya kalau tidak diperbolehkan mendapat beasiswa lain mbok ya dijelaskan bukan diancam kaya gitu. mudah-mudahan segera mendapat pencerahan karena waktunya semakin dekat, Pengumpulan Berkas terakhir tanggal 30 November 2016.

Baca juga: Info dari solopos
                        Motoprix wonogiri
                       Belajar ikhlas dari Gula

Inilah Prosedur Pengajuan Penghargaan Bagi Mahasiswa Wonogiri Berprestasi


Pemerintah Kabupaten Wonogiri meluncurkan program Penghargaan Bagi Mahasiswa Berprestasi dari Keluarga Miskin Tahun 2016.

Program ini digelar guna membantu meringankan biaya kuliah bagi mahasiswa wonogiri

yang berasal dari keluarga tidak mampu yang memiliki prestasi akademik.

Porgram ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Wonogiri,

dengan persyaratan : 

(1) penduduk Kabupaten Wonogiri, 
(2) berasal dari keluarga miskin, 
(3) bukan mahasiswa pendidikan tinggi kedinasan, 
(4) mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri, 
(5) berstatus sebagai mahasiswa aktif, 
(6) tidak terindikasi penggunaan narkoba.

Penghargaan berupa bantuan biaya pendidikan sebesar 12 juta rupiah per orang. 

Bantuan ini diberikan seklai dalam 1 tahun. 

Bagi mahasiswa yang berminat, 
silahkan mengajukan surat permohonan kepada Bupati Wonogiri 

dilampiri berkas sebagai berikut : 

(1) Biodata pemohon, 
(2) Foto copy sah KTP dan KK, 
(3) Surat rekomendasi dari Dinas Sosial Kab.Wonogiri yang menerangkan berasal dari keluarga miskin, (4) Surat keterangan dari Perguruan Tinggi sebagai mahasiswa aktif, 
(5) Surat keterangan dokter pemerintah yang menerangkan tidak terindikasi penggunaan narkoba, (6) Foto copy sah Kartu Hasil Studi (KHS) atau foto copy sah Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN) bagi mahasiswa semester 1, 
(7) Surat Pernyataan yang bersangkutan dari keluarga miskin (bermeterai 6.000).

Berkas usulan dibuat rangkap 2 (dua) diterima paling lambat 30 November 2016. 
Berkas yang diusulkann setelah tanggal tersebut tidak akan diproses.


Baca Juga Susahnya Mendapat Surat Keterangan Mahasiswa Aktif FKIP UNS

Jumat, 11 November 2016

Jelang Moto Prix, Puluhan Klub Balap Mulai Datangi Wonogiri

salah satu tampilan peserta balap motor

Harian Wonogiri- Sejumlah klub road race dari berbagai penjuru kota telah hadir di Kabupaten Wonogiri,tepatnya di sekitar venue yang akan digunakan untuk gelaran sirkuit jalan raya Kejuaraan Nasional Moto Prix pada 12 dan 13 November 2016. Mereka berjajar membentuk stan yang akan digunakan untuk markas team selama perlombaan berlangsung.

Suasana pun menjadi ramai di jalan raya ponten ke timur menuju jembatan Jurang Gempal,kawasan yang biasa digunakan dalam gelaran Car Free On Sunday (CFS).

Salah satu official team  dari BKMS  Racing Team Kabupaten Blitar ,Heru Supriyono ,Jumat (11/11) mengatakan teamnya akan berlaga di tiga kelas dengan menurunkan tiga pembalap.

“Kita akan menurunkan tiga pembalap di tiga kelas yaitu MP2,MP3 dan MP5 ,” ujar Heru.

Sementara team dari Kalingga Hogo Racing Club, Jakarta juga tidak mau kalah,menurut Rayhan salah satu kru mengatakan teamnya telah melakukan persiapan matang guna tampil maksimal di ajang gelaran balap di kota gaplek ini.

“Kami telah menyiapkan racikan terbaik guna berkometisi di gelaran Kejurnas Moto Prix di Wonogiri,” kata Rayhan.

Senada juga dikatakan pemilik dari Loyal Tech Racing Team ,Achun yang mengatakan bahwa gelaran kali ini dirinya telah menyiapkan tiga pembalap untuk berlaga di tiga kelas.

“Kami menyiapkan tiga pembalap di tiga kelas berbeda,kami juga mempunyai misi mempromosikan motor dan asesoris balap,” tutup pria asal Kalideres,Jakarta Barat ini. (Redaksi)


Sumber:https://harianwonogiri.com/2016/11/11/jelang-moto-prix-puluhan-klub-balap-mulai-datangi-wonogiri/